• Coba

Do'a Restu Orangtua dan Strategi yang matang itu PERLU!

27 February 2017 by Yuk-Belajar.com
890
Views

0


Shares

Karya : Annisa Nurul Siva, 2017 Relawan Yuk-belajar.com 

Awal Masuk SMA, aku melihat ada sebuah mading yang isinya foto-foto, ketika aku dekati, ternyata mading itu berisi foto-foto siswa/i yang berhasil masuk PTN. Pada hari itu aku berjanji dalam hatiku sendiri bahwa 3tahun yang akan datang, foto aku harus terpampang di mading ini. 

Ketika aku kelas 3 SMA, dimana aku harus menemukan jawaban atas pertanyaan "mau jadi apa aku?", aku bingung, galau, dilema pun aku rasakan. Tapi sama seperti teman-temanku yang lain, yang memiliki cita-cita keren seperti menjadi dokter, arsitek, dan lain sebagainya. Aku pun bercita-cita menjadi membaca berita yang selalu terlihat cantik, pintar, dan berkharisma. Ya, setiap Sabtu di sekolah ku, aku mengikuti kelas broadcasting dan menjadi penyiar radio di SMA ku , SMA plus PGRI Cibinong. Aku suka dunia presenting dan public speaking. 

 Tapi karna Orangtuaku cenderung ingin aku kuliah di jurusan pendidikan, maka aku pun mengikuti. Pikir aku, menjadi guru bukan hanya harus menguasai materi tetapi juga harus cakap dalam menyampaikan materi jadi tidak ada salah aku menjadi guru ilmu yang ku dapat dari kelas broadcasting pun masih bisa aku gunakan ketika aku sudah mengajar, lagi pula menjadi guru pun adalah cita cita yang mulia. 

Ketika aku kelas 3 SMA, aku bertemu dengan guru fisika yang belum pernah mengajar ku sebelumnya. Aku tertarik dengan pelajaran ini, cara nya mengajar membuat aku mengerti dan menyukai materinya. Maka dari itulah ketika SNMPTN, pilihan pertama ku pendidikan fisika-UNJ, tak hanya satu yang ku pilih, aku isi penuh form nya dengan pilihan kedua pendidikan kimia-UNJ (karna kebetulan kelas 1 SMA aku menyukai kimia), dan pilihan ketiga pendidikan fisika-UPI. 

Tidak hanya jalur SNMPTN yang aku ikuti, jalur PPDB-UI dan PMDK-PN. Vokasi UI yang aku pilih dengan jurusan perumahsakitan dan PNJ dengan jurusan teknik telekomunikasi. Tentu pilihanku ini hasil dari konsultasi aku dengan guru BK di sekolah. Hampir setiap hari aku Bulak balik ruang bk untuk menentukan pilihan ini. 

Pengumuman PMDK-PN lah yang pertama bisa di akses. Tepat setelah doa bersama di masjid sekolah, bersama teman teman ku di depan masjid, kami bergantian memasukan No regist kami, teman teman ku gagal, dan tiba giliran ku dengan menggunakan ponsel teman ku, alhamdulillah tulisan biru muncul, aku lolos d3- teknik telekomunikasi. Ucapan selamat dari teman teman pun aku trima, aku berlari ke ruang BK dan lapor ke guru BK, beliau memelukku, terharu bahagia. Setidaknya aku sudah d terima di salah satu PTN, karna impian ku pada saat itu lulus dan lolos PTN (agar foto ku tepampang di mading sekolah) hehehe 

Tepat tgl 9 Mei 2015, pada saat itu pengumuman snmptn dan sekaligus acara pelepasan dari sekolah. Tak aku sangka aku menjadi salah satu siswa terbaik disekolah ku, dan sorenya tepat jam 5 sore pengumuman snmptn pun mulai dibuka, aku masuk ke kamar, aku buka web snmptn melalui ponsel ku, alhamdulillah yang muncul warna hijau, ya aku lulus d pilihan pertama ku pendidikan fisika-UNJ. Aku berlari menuju Orangtuaku dan mengatakan semuanya, kami terharu, entah harus bagaimana lagi mengungkapkan rasa syukur kepadaNya. 

 Masih d bulan Mei, pengumuman PPDB-UI yang terakhir, teman ku Dyah mengirimkan pesan singkat kepada ku "selamat ya Nis, kamu hebat" aku tidak mengerti dan tidak lama guru BK ku mengirim gambar lewat bbm, ternyata aku lolos di pilihan ku vokasi UI jurusan perumahsakitan. Alhamdulillah, aku merasa orang yang paling beruntung pada saat itu. Tapi tidak cukup disitu, setelah 3 PTN menerima ku, aku malah semakin bingung, galau luar biasa. 

 Setelah berunding dengan keluarga dan guru guru. Akhirnya Aku memilih UNJ, meskipun tidak sedikit yang menyayangkan tentang pilihan ku ini. Tapi ini aku, ya aku Annisa Nurul Siva mahasiswi smster 4 jurusan pendidikan fisika - UNJ. Menjadi guru adalah bukan cita-cita utama aku, tapi sekarang aku berada disini, di kampus pendidikan. Salah kampus? Salah pilih jurusan? Hal ini sebenarnya tidak ada menurutku, hanya kitanya saja yang perlu lebih menikmati apa yang kita kerjakan. 

Aku bersyukur berada disini, aku merasa ini yang terbaik yang sudah Allah rencanakan untukku. Dan aku yakin rencana Allah indah untuk aku, begitupun untuk kamu . ;) 

Sumber : Yuk-belajar.com