• Coba

Perjuangan meraih kursi Perguruan Tinggi Negeri di ranah perantauan

06 April 2017 by Yuk-Belajar.com
964
Views

0


Shares

Oleh : Dany Wahyu Praditya (Ilmu Sejarah '16 UNAIR)

Hai semuanya! Semoga dengan tulisan ini mampu membuat pembaca meyakinkan diri untuk berkuliah khususnya di ptn & menentukan jurusan yg akan diambil! 

Masa-masa SMA kalian akan segera berlalu.. semua akan sibuk dengan cita-cita masing2 dan akan memilih perguruan tinggi untuk jenjang selanjutnya demi meraih jalan cita2. Awal pendaftaran snmptn gue bersikeras memilih prodi yg berhubungan dengan sejarah. Di Indonesia ada prodi Ilmu Sejarah dan Pendidikan Sejarah. 

Walau awalnya ditentang pihak keluarga yg menginginkan gue jdi sarjana ekonomi, gue berhasil meyakinkan mereka untuk memilih jalan hidup gue sendiri dengan menggeluti bidang budaya khususnya sejarah. Well sejarah sekarang itu banyak dicari dunia kerja loh guys! Ditambah sejarah pun mendukung cita2 gue yg ingin menjadi sarjana humaniora (S.Hum) & bekerja sebagai staff pengajar baik di sekolah maupun perguruan tinggi (Inshaa Allah). 

Yah gue pun juga daftar PMDK (snmptn-nya politeknik). Dan hasilnya? Snmptn maupun pmdk TIDAK lulus. Gue juga milihnya bukan UI, UGM maupun PTN yg top 10 (termasuk UNAIR). Gue milih kampus "pergerakan di jakarta yg warna almamaternya hijau tua (kalian pasti tau ). Tapi takdir berkata lain.. Allah tidak mengizinkan gue untuk melanjutkan pendidikan di kampus pergerakan dan kampus dekat UI yg warna alamaternya sama2 kuning. 

Tidak lolos snmptn? Masih ada 2 jalur lagi kok! TAPI, gue NGGAK ikut Sbmptn karna ada urusan pribadi yg sempat membuat gue kejang2 karna menyia2kan kesempatan kuliah di ptn. Alhasil gue pergunakan waktu yg tersisa untuk fokus di ujian mandiri. Dan gue memilih Unair yg "lumayan" jauh dari rumah dan tidak ada saudara di Surabaya. Dan lagi2. Awalnya pun ditentang keluarga lagi. Tpi dan kedua kalinya gue bisa meyakinkan mereka untuk sukses di ranah perantauan. Oh iya, buat UKT jalur mandiri kalian tetap bisa banding ukt kok! 

Belajar, belajar dan belajar! Itulah yg ada di otak gue menjelang Ujian Mandiri yg diadakan di Surabaya aja. Gue milih prodi Manajemen & Ilmu Sejarah (bagian dri strategi gue juga). Gue sampe dpt julukan mata panda & lupa tidur dibawah jam 10 malam. 24 Juli 2016.. hari ujian tiba.. gue dapet ruang di fakultas Psikologi yg ruangannya itu luar biasaa baguss. Gue menyelesaikan TPA & TPS (khusus ips) dan seperti biasa.. MATEMATIKA menjadi momok menakutkan (apalagi gue yg lemah di matematika) 

Setelah ujian ada 2 hari menjelang pengumuman (PTN di jawa timur memang cepat dalam pengumuman) dan hidup gue ga tenang selama 2 hari itu.. digantung PTN dan was-was. Setelah 2 hari berlalu pun tiba2 pengumuman diundur LAGI sampai tanggal 28  Juli 2016 (4 hari ga nafsu makan karna kepikiran ujian itu). Dan pengumuman tiba.. dan hasilnya.. "SELAMAT, ANDA DITERIMA..." 3 kata itu cukup membuat gue jingkrak jingkrak diatas kasur hotel dan sampe gue baca lanjutannya "..ANDA DITERIMA DI PRODI : S1 ILMU SEJARAH". Bukan bahagianya gue bisa diterima Di top 10 PTN di Indonesia dan khususnya diterima di Prodi impian gue! 

Dan yg gue lihat kedua orang tua gue bahagia.. sungguh pemandangan yg sangat luar biasa.. 

Well, saran gue buat yg ingin "perang" sebentar lagi memperebutkan kursi ptn, jgn lupa belajar yg menurut lu bisa membuat rileks (jangan tegang2 amat), minta doa restu kepada orang tua, keluarga. Semua jurusan di Perguruan tinggi pasti ada lapangan pekerjaan. So jangan ragu buat milih prodi lu! Lu juga bakal hadapin itu prodi selama -+ 4 tahun.. klo lu ga suka ama prodi lu, lu juga yg repot! 

"Hal paling membahagiakan di dunia ini adalah saat orang tua kita bahagia dan kita yg menjadi alasan dibalik kebahagiaan mereka" 
- dany wahyu praditya, 2016 

Sampai jumpa di kampus tercinta di Surabaya, Ksatria Airlangga '17!